Tuesday, October 14, 2008

HIBURKANLAH

Oleh: Fransiskus Borgias M (EFBE@fransisbm)

Minggu 07 Desember 2008: Bac: Yes.40:1-5,9-11; 2Ptr.3:8-14; Mrk.1:1-8. Dari bacaan pertama kita baca berita kelepasan. Ayat pertama dimulai dengan Hiburkanlah. Karena itu kitab ini disebut kitab Penghiburan. Apa penghiburannya? Yaitu bahwa pembuangan akan berakhir, umat Tuhan akan segera kembali. Agar perjalanan pulang bisa lancar maka harus dipersiapkan jalan di padang gurun. Harus dibangun jalan tol di padang gurun. Itu semua bisa terjadi karena Tuhan sendiri datang dan bertindak bagi shalom umatNya. Itu sebabnya dalam bacaan kedua kita baca tentang Hari Tuhan yang datang seperti pencuri. Karena itu kita harus bersiap-siap terus. Dalam rangka itu kita harus berusaha agar kita didapati tidak bercacat dan tidak bernoda di hadapanNya supaya kita layak didamaikan dengan Dia. Apa yang kita baca dalam bacaan pertama, kini kita dengar lagi dalam Injil. Yohanes Pembaptis mengutip kata-kata Yesaya. Ia menuntut perubahan hidup dengan simbol membuka jalan bagi Tuhan. Sebab Yohanes menjadi bentara Sabda yang akan menjelma, yaitu Yesus Kristus. Apa yang menjadi pesan bagi kita? Pertama, kita harus senantiasa bergembira karena Tuhan membawa penghiburan bagi kita. Kedua, kita juga harus berjaga-jaga menantikan hari Tuhan, supaya kita kedapatan kudus dan tidak bercela di hadapan Tuhan. Ketiga, dalam seluruh masa adven ini kita dipanggil untuk menyiapkan hati kita menyongsong kedatangan Yesus Kristus, Allah yang menjelma menjadi manusia.

No comments:

PEDENG JEREK WAE SUSU

Oleh: Fransiskus Borgias Dosen dan Peneliti Senior pada FF-UNPAR Bandung. Menyongsong Mentari Dengan Tari  Puncak perayaan penti adala...